ASSALAMU'ALAIKUM... SELAMAT DATANG PARA PENGUNJUNG !

"Dan apabila aku sakit, Dialah (Allah Swt) Yang menyembuhkan aku" (QS.26 Asy-Syu'araa':80)
"Pengobatan yang utama yang kalian lakukan adalah BEKAM"
(HR.Bukhari, hal.5696)
"Nabi Saw pernah diBEKAM Abu Thibbah, lalu Beliau Saw memerintahkan diberi upah 2 sho' makanan"
(HR.Bukhari-Muslim)
"Kesembuhan itu ada pada 3 hal: minum Madu, berBEKAM dan Kay sundutan api, Sesungguhnya aku melarang ummatku dari Kay"
(SHOHIH Al-Bukhari, ath-thibb,juz 1)
"Gunakanlah Habbatussauda, karena ia obat untuk semua penyakit, kecuali maut"
(HR.Bukhari-Muslim)

Rambu-rambu Berobat menurut Syari'at Islam

Rambu-rambu Berobat menurut Syari'at Islam
Posted by: Ahmad Mujahid Abu Jundi untuk http://terapi-herbalinsani.blogspot.com

Syari’at Islam telah menjelaskan kepada kita akan adanya halal dan haram. Kita diperintahkan untuk mengkonsumsi yang halal dan meninggalkan yang haram, termasuk dalam berobat. Karena berobat adalah seruan dan perintah Rasulullah SAW. Berarti berobat adalah bagian dari ibadah. Oleh karena itu kita harus tetap memperhatikan rambu-rambu syari’at dalam berobat, sebagai berikut :

 1.Hindari yang beraroma syirik.

Syirik adalah dosa terbesar yang tidak akan diampuni oleh Allah SWT bila pelakunya tidak segera bertaubat. Kesyirikan dalam berobat di antaranya adalah mendatangi dukun, orang pintar atau tukang sihir. Melakukan ritual yang menyimpang, menyembelih hewan untuk selain Allah, menyediakan sesajen atau mempersembahkan tumbal. Apabila kita mendatangi praktik pengobatan, pastikanlah bahwa praktik pengobatan itu bebas dari kesyirikan.

عن أبي هريرة و الحسن عن النبي – صلى الله عليه وسلم – قال: من أتى كاهنا أو عرافا فصدقه بما يقول فقد كفر بما أنزل على محمد – صلى الله عليه وسلم-. (رواه أحمد)

Abu Hurairah dan Al-Hasan berkata, Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa mendatangi dukun atau peramal, lalu membenarkan apa yang dikatakannya, maka ia telah kufur terhadap apa yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW (Al-Qur’an dan Al-Hadits).” (HR. Ahmad, no. 9171).


2.Tinggalkan yang haram

Jika dalam mencari kesembuhan kita dianjurkan untuk meminum obat atau ramuan tertentu, maka pastilah bahwa obat atau ramuan tersebut halal, bebas dari hal-hal yang diharamkan oleh Allah SWT. Karena sesungguhnya Allah tidak akan meletakkan obatnya pada sesuatu yang haram. Jika ada orang yang mengkonsumsi obat yang haram lalu ia sembuh, kesembuhannya adalah perangkap setan. Jika ia tidak segera menyadarinya, maka ia akan masuk ke perangkap setan yang lebih dalam. Ia akan tersesat jauh, bahkan akan menyesatkan orang lain.

عن أم سلمة – رضي الله عنها – قالت : قال رسول الله – صلى الله عليه وسلم – : إن الله لم يجعل شفاءكم في حرام. (رواه ابن حبان)

Dari Ummu Salamah berkata, Rasulullah SAW bersabda, “Sesungguhnya Allah SWT tidak akan menjadikan kesembuhan kalian pada sesuatu yang haram.” (HR. Ibnu Hibban).


3.Pengobat dan obat hanya penyebab

Ketahuilah bahwa obat yang kita minum hanyalah perantara atau penyebab kesembuhan. Kesembuhan sebenarnya datangnya dari Allah SWT. Allah Maha Kuasa untuk menyembuhkan seseorang tanpa melalui obat, sebagaimana Dia memberikan kesembuhan berbarengan dengan obat yang diminum oleh orang yang sakit.

Al-Qur’an mengingatkan kita akan pernyataan Nabi Ibrahim AS,
“Dan apabila Aku sakit, Dialah yang menyembuhkan aku,” (QS. Asy-Syu’ara’: 80)

عن جابر– رضي الله عنه – عن رسول الله – صلى الله عليه وسلم – أنه قال: لكل داء دواء، فإذا أصيب دواء الداء، برأ بإذن الله عز وجل. (رواه مسلم)

Dari Jabir RA berkata, Rasulullah SAW bersabda, “Setiap penyakit ada obatnya. Apabila penyakit sudah ketemu obatnya, maka sakit tersebut akan sembuh dengan izin Allah SWT.” (HR. Muslim, no. 4084).

sumber: http://www.ghoibruqyah.com/index.php?option=com_content&task=view&id=31&Itemid=52

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Silahkan masukkan komentar anda didawah ini: